Kamis, 05 Desember 2019

Kamis, 5 Desember 2019
Karya Ilmiah
“KARYA ILMIAH”
Abstrak 
Karya ilmiah adalah karya tulis yang menyajikan gagasan deskripsi yang memecahkan masalah secara sistematis dandisajikan secara objektif dan jujur, dan menggunakan bahasa yang baku, serta menggunakan fakta, teori, dan atau bukti- bukti empiric. Karya ilmiah dibagi menjadi 2, yaitu karya ilmiah pendidikan dan karya ilmiah penelitian. Karya ilmiah pendidikan dibagi menjadi lima, yaitu Paper, Praskripsi, Skripsi, Tesis, dan Disertasi. Sedangkan, karya ilmiah penelitian terdiri dari Makalah Seminar, Laporan Hasil Penelitian, dan  Jurnal Penelitian.
Pendahuluan
Artikel karya ilmiah merupakan jenis tulisan yang disajikan untuk menganalisis suatu penelitian dengan cara ilmiah. Keilmiahan suatu tulisan harus berdasarkan ragam bahasa yang digunakan disamping penelitian yang dikaji terkait dengan kepentingan ilmu pengetahuan. Ragam bahasa yang digunakan adalah ragam bahasa yang baku /standart karena penulisan karya ilmiah menuntut dalam keresmian.
Banyak orang yang ragu membuat karya ilmiah. Keraguan tersebut muncul dalam beberapa pertanyaan misalnya : 1) apakah tema yang saya gunakan itu termasuk karya ilmiah; 2) bagaimana cara membuat karya ilmiah itu dengan benar; 3) mampukah saya membuat berbagai gagasan didalam karya ilmiah. Dari pertanyaan itu semua seorang penulis karya ilmiah sangat mengganggu sehingga penulis menghabiskan kertas.
Kegiatan karya ilmiah merupakan kegiatan berbahasa dengan cara efektif. Keefektifan itu tampak pada tulisan yang berisi gagasan yang tak terhingga.
Pembahasan
A.Pengertian Karya Ilmiah
Karya ilmiah merupakan karya tulis yang menyajikan gagasan deskripsi yang memecahkan masalah secara sistematis dandisajikan secara objektif dan jujur, dan menggunakan bahasa yang baku, serta menggunakan fakta, teori, dan atau bukti- bukti empirik. Karya ilmiah dapat diartikan sebagai gagasan hasil pemikiran yang didasarkan pada fakta, peristiwa, dan gejala yang disampaikan secara akurat. Karya ilmiah bertujuan untuk memberitahukan suatu hal secara logis dan sistematis kepada pembaca karya ilmiah .
Menurut Mailani karya ilmiah adalah karya tulis yang membahas suatu permasalahan. Pembahasan itu dilakukan dengan  penyelidikan, pengamatan, pengumpulan data yang diperoleh melalui penelitian. Karya tulis ilmiah melalui penelitian dapat menggunakan metode ilmiah yang sistematis untuk mendapatkan jawaban secara ilmiah  terhadap permasalan yang di teliti.
B. karakteristik Karya Ilmiah
Secara umum karya ilmiah ada empat syarat, yaitu substansi isi, cara pengorganisasian, bahasa yang digunakan dan cara publikasi. Pertama, karya tulis ilmiah harus disajikan dengan fakta – fakta umum yang dapat dibuktikan secara empiris dan dapat digunakan untuk memperoleh suatu kesimpulan. Fakta – fakta umum demikian itu biasanya dihasilkan dari hasil kerja berdasarkan metode karya ilmiah untuk representasi penerapan empat indicator dengan  cara berpikir secara ilmiah. Kedua, karya tulis ilmiah harus mempunyai sistematika tertentu. Sistematika penulisan karya ilmiah dapat digunakan sebagai dasar pembeda antara tampilan dari jenis suatu karya ilmiah yang satu dengan karya ilmiah yang lain.ketiga, bahasa dan gaya penulisan karya ilmiah harus baku dan logis. Bukan menggunakan bahasa sehari-hari yang sifatnya tidak jelas, jubtektif dan terkesan emosional. Keempat, karya tulis ilmiah dipublikasikan. Karya ilmiah dipublikasikan, yaitu sebagai wahana untuk menyebar luaskan gagasan melalui berbagai bentuk atau media, baik cetak maupun non cetak, baik langsung maupun tidak langsung.
Secara rinci, karya tulis dikatakan ilmiah jika memiliki kebenaran dari sisi substansi yang memiliki delapan ciri atau   penanda. Kedelapanan cirri penanda tersebut, yaitu :
Menggunakan bahasa prosa, bukan bahasa puisi.
Menggunakan pola kalimat bentuk lampau.
Menggunakan pola kalimat bentuk pasif.
Taat terhadap konvensi yang berlaku.
Menggunakan format penulisan tertentu.
Menggunakan bahasa yang benar dan baku.
Menyajikan persoalan penting.
Disajikan secara sistematis objektif.
C. Struktur Karya Ilmiah
karya ilmiah biasanya mempunyai 3 bagian struktur, yaitu :
Pendahuluan
Yang berisi tentang latar belakang, identifikasi masalah, pembatasan masalah, rumusan masalah, tujuan, dan manfaat karya ilmiah
Isi dan pembahasan
Isi dan pembahasan karya ilmiah biasanya terdiri dari satu atau lebih bab. Jumlah bab pada karya ilmiah bergantung pada pembedahan dan pembahasan bab dari penelitian tersebut
Kesimpulan
Kesimpulan berisi tentang analisis bagian isi dan pembahasan.kesimpulan yang disampaikan berupa penjelasan yang singkat dan padat. Biasanya kesimpulan hanya terdiri dari satu.
D. Ciri –Ciri Karya Ilmiah
Hal-hal yang harus ada pada ciri-ciri karya ilmiah adalah :
Reproduktif
Tidak Ambigu
Tidak Emotif
Menggunakan Bahasa yang Baku
Menggunakan Kaidah keilmuan
Bersifat Dekoratif
Terdapat Kohesi
Bersifat objektif
Menggunakan Kalimat yang efektif
E. Syarat Karya Ilmiah
Dalam penulisan karya ilmiah, karya ilmiah mempunyai syarat-syarat tertentu. Berikut ini adalah syarat-syarat karya ilmiah menurut zulfikar, yaitu :
Karya tulis ilmiah memuat gagasan ilmiah lewat pikiran dan alur pikiran.
Keindahan karya tulis ilmiah terletak pada bangun pikir dengn unsur-unsur yang menyangganya.
Alur pikir dituangkan dalam sistematis dan notasi.
Karya tulis ilmiah terdiri dari unsur-unsur :kata, angka, tabel, dan gambar, yang tersusun mendukung alur pikir yang teratur.
Karya tulis ilmiah harus mampu mengekspresikan asas-asa yang terkandung dalam hakikat ilmu dengan mengindahkan kaidah-kaidah kebangsaan.
Karya tulis ilmiah terdiri dari serangkaian narasi(penceritaan), eksposisi(paparan), deskripsi (lukisan), dan argumentasi(alasan)
F. Jenis –Jenis Karya Ilmiah
Secara garis besar, karya ilmiah dibagi menjadi dua , yaitu karya ilmiah pendidikan dan karya ilmiah penelitian.
Karya Ilmiah Pendidikan
Karya ilmiah ini digunakan sebagai tugas untuk meresume pelajaran. Karya ilmiah pendidikan terdiri dari :
Paper (karya tulis)
Adalah karya ilmiah yang berisi tentang ringkasan dari salah satu mata kuliah tertentu atau tentang ringkasan dari suatu ceramah yang diberikan oleh dosen kepada mahasiswanya.
Praskripsi
Adalah karya tulis ilmiah yang digunakan untuk persyaratan mendapatkan gelar sarjana muda.
Skripsi
Adalah karya tulis ilmiah yang dikemukakan oleh pendapat penulis berdasarkan pendapat orang lain.
Tesis
Adalah suatu karya ilmiah yang bersifat mendalam daripada skripsi, tesis merupakan syarat untuk mendapatkan gelar magister.
Disertasi
Adalah suatu karya ilmiah yang dikemukakan oleh suatu dalil yang dapat dibuktikan oleh penulis berdasarkan data atau fakta yangakurat dengan analisis yang terinci.
Karya Ilmiah Penelitian
Menurut Fuad karya ilmiah penelitian dapat dibagi menjadi 3 karya ilmiah, yaitu:
Makalah Seminar
Makalah seminar menjadi naskah seminar dan naskah bersambung.
Naskah Seminar
Naskah seminar adalah karya ilmiah yang berisi tentang uraian dari topic yang membahas permasalahan yang di sampaikan pada saat seminar.
Naskah Bersambung
Naskah ini biasanya memiliki judul dengan pokok pembahasan yang sama, namun penyajiannya yang dilakukan dengan cara bersambung.
Laporan Hasil Penelitian
Laporan adalah bagian karya ilmiah yang ditulis dengan cara relative. Laporan dapat dikelompokkan kedalam karya ilmiah, karena berisi tentang hasil kegiatan penelitian meskipun masih dalam tahap awal.
Jurnal Penelitian
Jurnal penelitian adalah buku karya ilmiah yang berisi tentang penelitian dan resensi buku. Jurnal penelitian harus ditulis dengan benar dan harus mendapatkan nomor dari perpustakaan nasional berupa ISSN (International Standard Serial Number ).
G. Tahap- Tahap Penyusunan Karya Ilmiah
Pada dasarnya tahap- tahap penyusunan karya ilmiah itu ada 5 tahap, yaitu :
Persiapan
Berisikan tentang pemilihan masalah, penentuan judul, dan pembuatan kerangka karangan.
Pengumpulan data
Berisi tentang pencarian keterangan dari suatu buku, majalah, dan surat kabar, pengumpulan keterangan dari pihak yang mengetahui masalah yang akan digarap, pengamatan langsung ke objek yang akan diteliti, dan percobaan dan pengujian di lapangan ataupun laboratorium.
Pengorganisasian dan pengonsepan
Berisi tentang pengelompokan bahan dan pengonsepan.
Pemeriksaan/menyunting konsep
Membaca dan mengecek kembali dalam naskah yang kurang lengkap dan yang kurang relevan, penyajian yang berulang- ulang, memakai bahasa yang efektif, dan menyusun kalimat yang benar.
Penyajian/pengetikan
Berisi tentang pengetikan hasil penelitian karya tulis ilmiah.
H. Sifat Karya Ilmiah
Menurut Khairur Rizal sifat karya Ilmiah dapat dibagi menjadi 11, yaitu :
Mengacu pada Teori artinya karangan karya ilmiah harus mempunyai teori dijadikan pedoman berpikir/kerangka pemikiran/acuan dalam pembahasan masalah.
Berdasarkan fakta artinya setiap kerangka karya ilmiah selalu ada apanya, fakta, dan konkret.
Logis artinya setiap keterngan yang ada pada kerangka ilmiah yang dapat dicari, dan dapat diterima akal seseorang yang membaca.
Objektif yaitu tidak bersifat subjektif tetapi bersifat faktual dan apa adanya.
 Sistematis yaitu penulisan ataupun bahasannya didalam karangan ilmiah yang  disajikan secara rutin, teratur, kronologis, yang sesuai dengan prosedur dan sistem yang berlaku, dan tertib.
Valid yaitu kerangka ilmiah harus sah dan benar dari bentuk dan isinya menurut aturan ilmiah yang berlaku.
 Jelas yaitu karya ilmiah yang diungkapkan harus jelas informasinya sehingga tidak menimbulkan pertanyaan- pertanyaan dan keragu-raguan orang yang membaca karya ilmiah.
Seksama yaitu pembahasan dalam karangan ilmiah harus dilakukan secara cermat, teliti, dan harus berhati-hati agar tidak mengandung kesalahan.
Tuntas yaitu mengerjakan karangan ilmiah harus sampai selesai.
Bahasanya Baku yaitu dalam kerangka ilmiah harus memakai bahasa yang baku dan benar.
Penulisan sesuai dengan aturan standar (nasional/internasional) yaitu penulisan kerangka ilmiah harus standar nasional/internasional dan berlaku dalam lembaga tempat menulis bernaungan tetap dan diperhatikan.


I. Fungsi Karya Ilmiah
Secara mendasar fungsi karya ilmiah dibedakan menjadi 3, yaitu fungsi utama, fungsi ekspresif dan fungsi instrumental. Fungsi utamanya yaitu sebagai sarana komunikasi dalam kajian keilmuan. Fungsi ekspresifnya yaitu orang yang mendapatkan nuangan berbagai gagasan yang tertulis dan dikomunikasikan kepada orang lain. Fungsi instrumental yaitu bagi seseorang yangmenulis karya ilmiah dapat menjadikan media karyanya untuk meraih tujuan-tujuan yang lainnya.
J. Manfaat Karya Tulis Ilmiah
Ada beberapa manfaat karya ilmiah yang dapat kita ambil dari sebuah karangan ilmiah, yaitu:
Melatih orang untuk mengembangkan keterampilan minat baca secara efektif.
Melatih seseorang untuk bergabung dengan hasil bacaan dari berbagai sumber.
Mengenalkan seseorang dari berbagai kegiatan kepustakaan.
Meningkatkan pengorganisaian fakta/data secara jelas dan sistematis.
Memperoleh ilmu pengetahuan yang luas.
Kesimpulan
Cara membuat karya ilmiah bagus dan benar yaitu dengan cara memperhatikan pengertian ilmiah dan struktur penulisan karya ilmiah. Setiap seseorang membuat karya ilmiah, karya ilmiah itu berbed-beda, namun kita harus tetap memperhatikan struktur, gaya bahasa, dll dengan baik dan benar karya ilmiah tidak hanya digunakan untuk makalah saja, tetapi juga digunakan untuk membuat skripsi dan penelitian.

Daftar pustaka :
Prof. Dr.Mukhadis, A. 2015. Kiat menulis karya ilmiah. Malang: Aditya Media Publishing.
Dr. H. Dalman, M.Pd. 2011. Menulis Karya Ilmiah. Bandar Lampung: Raja Grafindo Persada.
https://sevima.com/pengertian -sruktur-dan-ciri-ciri-karya-tulis-ilmiah/ (di akses pada 29 november 2019 )
Prof. Dr. Arifin. E. Zainal. 1987. Dasar-Dasar Penulisan Karya Ilmiah. Jakarta: Grasindo


Tidak ada komentar:

Posting Komentar